Sunday, 20 February 2011
kucumbu resahmu
selengkapnya...
Friday, 4 February 2011
Kutemukan Hatimu Seluas Savana
selengkapnya...
Wednesday, 2 February 2011
Kasmaran
selengkapnya...
Wednesday, 26 January 2011
Atasi Rasa Cemburumu!
1. Minum air putih paling sedikit tiga gelas.
2. Tarik napas dalam-dalam lalu hembuskan sekuat mungkin. Lakukan minimal 50 kali. Dijamin Anda kelelahan sendiri dan lupa pada rasa cemburu.
3. Anda juga bisa memutar musik dengan kencang, terutama musik beraliran keras. Cobalah ikut bernyanyi.
4. Sementara, simpan semua benda-benda yang bisa mengingatkan Anda padanya.
5. Alihkan pikiran pada hal-hal lain yang lebih positif. Misalnya, rencana masa depan yang menantang. Konsentrasikan terus bila selalu gagal. Jangan pernah menyerah pada rasa cemburu.
6. Anda juga bisa berenang, karena ini merupakan cara jitu mengatasi sesak di dada akibat cemburu.
7. Jangan mencari pelarian dengan mengonsumsi makanan secara berlebih karena pada akhirnya justru akan menambah masalah baru, yaitu kegemukan.
8. Temui sahabat lama. Bernostalgialah bersama. Usahakan kenangan yang menyenangkan saja.
9. Jangan lupa berdoa dan pasrahkan seluruh keadaan pada Tuhan. Mintalah petunjuk langkah apa yang harus ditempuh untuk mengatasi masalah cemburu Anda.
Sumber : http://id.shvoong.com
selengkapnya...
Membangun Kepercayaan Dengan Pasangan Hidup
Untuk orang yang telah menyatu dalam suatu keluarga yang utuh selalu dihadapkan oleh berbagai perbedaan yang terkadang bisa menyulut permasalahan kalau tidak di topang dengan santunnya sikap dalam kearifan.
Berikut adalah 7 langkah untuk untuk membangun kepercayaan dengan pasangan hidup anda Anda.
1. Surprise
Kejutkanlah pasangan Anda dengan hal-hal yang tidak biasa dari yang biasa didapatkannya. Jika ia merasa senang maka bersyukurlah kepada Allah dihadapan pasangan anda sebagai undangan atau ajakan untuk merayakan syuklur kepada-Nya secara bersama. Bila dia secara teratur Anda kejutkan, dan tidak mengharapkan apa pun yang biasa, kecuali kejutan dari Anda dan mnikmati dalam penuh kesyukuran ; maka dia akan belajar untuk tidak menuntut apa pun dari Anda. Dengan demikian, kejutan-kejutan Anda adalah peledak ketertarikan pasangan Anda kepada Anda dan syukur yang indah akan menetapkan hati untuk senantiasa mengingat segala Rahmat dari-Nya.
2. Consistency
Pastikanlah Anda melakukan hal-hal yang Anda lakukan untuk membahagiakannya, berikan suri tauladan atau biasakan untuk saling mengisi dan menasehati serta keberanian mengatakan yang benar walaupun pahit dengan santunya ucapan dan perbuatan yang teratur dan berkelanjutan. Kehandalan Anda dalam menggembirakannya dengan memantapkan kedewasaan dalam kebijakan, akan memperkuat ketertarikan pasangan Anda kepada Anda, dan meningkatkannya menjadi kepercayaan. Dan ingatlah karena orang jahat sekalipun tidak mau dijahati.
3. Togetherness
Maksimalkanlah kebersamaan Anda dengan pasangan Anda, karena itu akan mengembangkan kesadaran mengenai kehadiran Anda. Kebersamaan yang berkualitas akan sangat efektif dan membahagiakan, karena kesadaran mengenai adanya Anda dalam hidupnya akan membuat pasangan Anda selalu mempertimbangkan Anda dalam semua rencana dan kegiatannya. Dia akan menyertakan Anda dalam rencana-rencana keberhasilannya dan akan bersandar di pangkuan Anda saat dia merasa kecil hati dengan perlakuan dunia yang tidak ramah kepadanya.
4. Dependence
Lakukanlah sebanyak mungkin hal yang biasa dilakukannya untuk mengurus dirinya sendiri dengan nikmatnya undangan sebagai pelayanan, karena hidup saling melayani akan lebih tersa ringan dan kebersamaan dalam upaya akan mengingatkan akan arti sebuah perjuangan.Dalam tahap ini biasanya bagi hati yang kurang sabar akan merasa lelah dan dimanfaatkan, Tetapi sadarilah memenuhi janji menua bersama dalam suka dan duka sepertinya menuntut suatu tanggung jawab untuk saling memulikan dan mengasihi
5. Uniqueness
Selalu temukan cara-cara untuk tampil se-bersih udara pegunungan, se-harum taman di surga, se-merdu Barbara Streisand, se-happy anak rusa, se-rapih taman tulip di Amsterdam, se-cantik yang bisa ditolong dan se-penyayang orang yang ada mau-nya. Dengan itu semua, pasangan Anda tidak akan melihat pilihan yang lebih baik dari Anda. Mungkin ada pilihan lain, tetapi tidak pernah bisa menggantikan Anda. Keunikan Anda adalah penghapus alternatif.
6. Boundary
Anda harus memberikannya ruang gerak yang cukup sebagai keleluasaan dalam memilih jalan pelayanan. Anda harus tahu kapan, apa dan seberapa jauh Anda harus melepaskan pada keputusanpasangan Anda, atau harus ada dalam keputusan Anda. Pastikanlah Anda mengembalikan keputusan-keputusan penting mengenai kebersamaan dan masa depan Anda berdua kepada suami Anda. Ruang gerak ini penting baginya, karena suami sebagai pemimpin akan bisa dengan leluasa dan gembira berpikir dan bekerja untuk kebaikan kebersamaan Anda.
7. Love
Kasih sayang adalah pembangun kasih sayang. Sebaik-baiknya kasih sayang adalah saling mengasihi karena hanya ingin mengharap Rahmat-Nya semata. Jangan pernah menuntut perhatian dan kasih sayangnya, bila Anda tidak memulai yang Anda tuntut. Mulailah untuk melakukan tindakan-tindakan yang menandakan adanya dan besarnya kasih sayang.
Jika kita hidup dalam satu jiwa dan rasa untuk saling melayani, saling menyayangi, saling membahagiakan karena hanya mengharap Rahmat-Nya semata maka kasih sayang itu akan membesarkan kemungkinan tertutupnya maslah yang rumit dan kompleks dalam keluarga itu, karena kepiawaian anda dalam memainkan tali gitar indahnya kasih sayang. Semoga Allah senantiasa berkenan memberikan kebahagiaan sejati kepada keluarga-keluarga indah kita semua amien.
Sumber : http://id-id.facebook.com
selengkapnya...
Thursday, 20 January 2011
Maafkan Aku Vi
tak tertampung semua, telor mata sapi bertabur merica di meja makan juga terlewat begitu saja, so complicated, keruwetan masih ditambah dengan ponselku yang seolah tak mau mengerti, berdering tidak dalam waktu yang tepat. Maafkan aku Vi, tapi hari ini kamu bukan prioritas utama...aku merapikan seluruh berkas yang masih berserakan di meja kerja, memasukkan netbook ke dalam softcash nya. Belum mandi.! Duh, padahal jarum jam sudah di angka tujuh lebih lima belas menit, masih tersisa sepuluh menit untuk mandi, lima menit untuk memilih dasi yang tepat, lima menit untuk mencocokkan warna kemeja dan celana biar match, semir sepatu..! lalu setengah jam perjalanan sampai lokasi, pasti nggak cukup.., aku bergegas ke kamar mandi, kulihat istriku Levi duduk menungguku di meja makan. Hanya menatapku tanpa sepatah kata terlontar dari mulutnya. Aku tak sempat tersenyum, apalagi menyapanya seperti yang biasa aku lakukan, “Pagi Honey..apa menu hari ini?” I Hate Monday, aku bergumam sambil menutup pintu dengan sangat terburu-buru. Dan seperti biasa….mandi cowboy
selengkapnya...
Monday, 25 January 2010
kau bangkitkan kenanganku yang mati suri, tenggelam dalam penantian tak berbatas, larut dalam perihnya, rasa sakit hanya rasa semu yang hadir jika aku menginginkannya, berharap bahwa semua itu ada dalam benakku. Melewati hari yang panjang dan melelahkan, membebani diri dengan perasaan yang terpenjara. Aku dihantui angkara. Membutakan berjuta mimpi yang membentuk bayangmu dalam penatku......
selengkapnya...
Wednesday, 14 January 2009
Penjara Jiwa
selengkapnya...
Monday, 12 January 2009
sesal
menjadikan yang sudah terjadi berlalu seperti nyanyian pawana
kucabik-cabik rinduku
membiarkanmu bersimpuh menahan lara
nanar menatap langit dalam jingga kelana
aku tertunduk
pilu membasuh ragaku
meronta dalam keterasingan yang panjang
menghapus jejakmu dalam alunan vena
selengkapnya...
Thursday, 23 October 2008
One Prasetya
Aku seperti bocah yang baru belajar berjalan, melangkah perlahan dengan hati-hati, tersandung dan jatuh. Ada rasa sakit yang tak bisa kugambarkan, karena lidahku terasa kelu sehingga ku tak bisa berkata-kata. Aku cuma bisa merasakannya, rasa sakit seperti yang sering aku dengar. Aku mencoba bangkit, Vi. Merangkak dengan perasaan terluka. Aku seperti terjebak, meronta di kegalauan yang tak berujung pangkal. Dan ketika kau tanya mengapa, aku hanya bisa menelan ludah, mendeskripsikan sesuatu yang belum terjadi. Memvisualisasikan hal yang sebenarnya aku sendiri tidak bisa mendiktekannya untuk menjadi seperti yang aku bayangkan dalam benakku. Aku dalam kegalauan, Vi. Seperti berada di tengah-tengah, berada di antara sesuatu. Mengambang seperti sebatang ranting kering di samudera nan luas. Mengikuti riak gelombang yang aku ciptakan sendiri. Aku diombang-ambingkan oleh gejolak yang bahkan aku sendiri yang memunculkannya. Kuharap kau mengerti, Vi. Seringkali hal itu aku ungkapkan meski tanpa kata-kata. Karena cerminan perasaan bahkan lebih dalam daripada hanya sekedar ribuan kata-kata. Kau membisu, seperti yang seringkali kau lakukan ketika berada didekatku. Dari kebisuanmu terbentuk bayangan samar pengharapan, kepastian yang selama ini kau tunggu dan tak jua menghampiri. Kuharap kau mengerti, Vi. Kumengulanginya bahkan ribuan kali untuk menjelaskan kegalauanku.
Kau masih saja bertanya, membuat garis tegas pada lembaran putih dalam batinku. Mengulanginya dalam hitungan waktu hingga membentuk goresan panjang.
selengkapnya...



